Sambutan Dirjen Jelang Ramadhan 1432H
Marhabaan yaa Ramadhaan
Puji Syukur kehadirat Allah SWT dimana kita masih diberi kesempatan menyambut dan melaksanakan ibadah pada puasa Bulan Ramadhan 1432 H, bulan yang suci, bulan yang banyak mengandung himah didalamnya.
Sebagai Umat Islam kita diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa sebagaimana di firmankan oleh Allah SWT dalam surat albaqarah 183 : " Wahai orang yang beriman I Diwajibkan kepada kamu puasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, supaya kamu menjadi orang yang bertaqwa.
Sebagai aparatur Peradilan (khususnya yang beragama Islam) mari kita pergunakan bulan Ramadhan ini sebagai bulan koreksi diri untuk membersihkan rohani kita dengan menanamkan kesabaran, kasih sayang, pemurah, jujur, berkata benar. ikhlas, disiplin, menghindarkan diri dari sifat tamak dan rakus, menambah kepercayaan diri kita. Karena sesungguhnya puasa kita tidak akan mendapatkan pahala kecuali lapar dan haus manakala kita tidak bisa berkata dan berbuat jujur. Bila kita dapat melakukan semua ini insya Allah Reformasi Birokrasi yang sedang berjalan dilikungan Peradilan akan tercapai lebih cepat.
Kendalikan diri kita, jauhkan orientasi utama pada materi, tanamkan sifat ini pada lingkungan keluarga, lingkungan kerja maupun lingkungan lainnya tempat kita berada. Dengan tidak mengutamakan orientasi materi dalam hidup dan kehidupan kita, semoga kita semua dapat terhindar dari rasa tamak dan rakus, terhindar dari perbuatan tercela yang tidak diridhoi Allah SWT. Hal ini jelas difirmankan oleh Allah SWT dalam surat al Araf ayat :31 yang dapat diartikan : "Makan dan minumlah kamu dan janganlah berlebih-lebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai Orang yang berlebih-lebihan".
Marilah kita upayakan bersama-sama penjernihan (tashfiyah), pembersihan (tanqiyah), saling mengingatkan, mengoreksi, dan dengar pendapat (murooja’ah), berusaha saling memahami (mufaahamah), dan mengadakan dialog (muhaawaroh) dengan memegang satu prinsip bahwa kebenaran yang haq adalah satu namun upaya pemahaman itu bisa beragam tergantung karunia Allah akan pemahaman agama yang dikaruniakan kepada setiap hamba Allah. Allah lah yang membimbing kita. Allah yang tahu makna segala firmanNya.
Sebelum melaksanakan ibadah puasa ramadhan tahun ini, kami keluarga besar Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya bilamana selama ini memiliki salah dan khilaf baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Akhirnya, selamat menjalankan ibadah puasa, semoga mendapatkan pengampunan dan rahmat dari Allah SWT. Amiiiin.
Direktur Jenderal Badan Peradilan
Militer Dan Tata Usaha Negara
Ttd.
Sulistyo, SH. M.Hum
Jam Kerja di lingkungan Mahkamah Agung selama Ramadhan 1432H
