Pengadilan Militer II-09 Bandung Meraih Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008

Seluruh Personel Pengadilan Militer II-09 Bandung yang terdiri dari Hakim Militer, Pejabat Struktural : Panitera, Sekretaris, Para Panitera Muda, Para Pejabat Eselon dan Para Staf telah mempersiapkan kurang lebih 1,5 (satu setengah) bulan untuk menerapkan Standar Manajemen Mutu ISO 9001:2008 berdasarkan Standar Audit ISO 19011:2011.
TUV NORD INDONESIA adalah salah satu Lembaga Sertifkasi, Supervisi, Inspeksi dan Pengujian terbesar di Indonesia dan di Dunia Intema.sional dengan lingkup pelayanan meliputi sertifikasi sistem manajemen ISO 900I:2008 Quality Management, ISO I400I:2004 Environmental Management, OHSAS I 800 I :2007 Health and Safety Management, HACCP, ISO 22000 Food Safety, ISO I3485 Medical Devices, ISO/TS I6949 Automotive, ISO ISO SOOOI Energy Management, ISPO, RSPO, sertifikasi produk Indonesia berda.sarkan SNI, pengujian teknik, analisa laboratorium, supervisi pemeriksaan pabrik (factory inspection), jasa pelatihan sistem manajemen dan lingkup jasa sertifikasi lainya. Dengan didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berpengalaman di tambah dengan tenaga ahli yang sangat ahli bidangnya dan sarana prasarana yang sangat lengkap, TUV Nord Indonesia bertekad menjadi !embaga sertifikasi terbesar yang dipercaya oleh semua jenis dunia usaha dengan memaksimalkan pelayanan demi kepuasan pelanggan. Hingga saat ini telah lebih dari 25.000 sertifikat di dunia telah diterbitkan oleh TUV NORD Group yang berpusat di Jerman.
Kadilmil II-09 Bandung menyambut baik team dari Tuv Nord Indonesia serta beliau memberi dukungan penuh agar proses Pelatihan Audit Internal, Audit Internal dan Audit Eksternal berjalan lancar dan sebaik-baiknya. Pada hari Kamis tanggal 13 Oktober 2016, yaitu pada hari kedua Audit Eksternal, Auditor dari PT Tuv Nord Indonesia menyampaikan rekomendasi kepada Pengadilan Militer II-09 Bandung. Setelah melakukan Audit Eksternal selama 2 (dua) hari mulai tanggal 12 Oktober 2016 sampai dengan 13 Oktober 2016, Rekomendasi tersebut yaitu Pengadilan Militer II-09 Bandung berhak meraih Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu berdasarkan ISO 900I:2008. Berkat kerja keras seluruh Personel, Pengadilan Militer II-09 Bandung berhasil meraih Sertifikasi ISO 9001:2008, sehingga bertambah satu lagi jajaran Peradilan Militer yang telah meraih Sertifikasi ISO, dimana sebelumnya Pengadilan Militer Utama, Pengadilan Militer Tinggi III-Surabaya dan Pengadilan Militer III-12 Surabaya juga telah meraih Sertifikasi ISO.
Berita ini disadur dari situs Resmi Pengadilan Militer II-09 Bandung : http://www.dilmil-bandung.go.id/
Menebar Jentik 'Nyamuk Pers' Melalui Pelatihan Penulisan Berita




Jakarta - ditjenmiltun.net, Selasa 11 Oktober 2016, ada yang berbeda di lantai sembilan Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI di Jalan Ahmad Yani Cempaka Putih Timur. Ruangan yang sehari-hari diperuntukkan khusus untuk tempat kerja bagi para penggiat IT di lingkungan Sekretariat Ditjen Badilmiltun ini tampak riuh rendah. Tepat pukul 10.00 WIB tampak beberapa Pejabat dan juga para Staff memasukki ruangan untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Penulisan Berita di Website Ditjen Badilmiltun. Tidak tanggung-tanggung, Ditjen Badilmiltun mendatangkan seorang narasumber yang merupakan Mantan Penulis Berita Daring (online) hukumonline.com, yaitu Hermansyah, S.HI yang kini bekerja di Ditjen Badilag sebagai Kepala Seksi Pembinaan. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan Ditjen Badilmiltun dapat menebar jentik nyamuk pers agar situs resmi Ditjen Badilmiltun menjadi lebih menarik.
Menurut narasumber, proses menulis berita tidak ada bedanya seperi memasak. "Ketika kita mencicipi cita rasa sebuah masakan, belum tentu pula kita dapat membuat masakan yang enak seperti itu", tutur narasumber. Artinya sesuatu yang kita konsumsi (nikmati) belum tentu kita dapat memproduksinya.Nah bagaimana cara memproduksi sebuah berita (tulisan)? Sama seperti memasak, dalam menyusun/menulis sebuah berita langkah awal yang harus dilakukan adalah melakukan perencanaan terhadap berita (tulisan) yang ingin disajikan kepada khalayak, kemudian mengumpulkan bahan-bahan berupa data yang faktual, lalu mengolah data tersebut dan disajikan ke dalam bentuk narasi maupun deskripsi.
Dalam penyampaian materi, narasumber tidak hanya sekedar mengajar secara teoritis saja melainkan lebih menitikberatkan ke dalam bentuk simulasi (praktis). Secara teoritis terdapat 3 buah pendekatan yang menjadi pedoman dalam menulis berita, yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen. Setelah simulasi (uji coba) menggunakan beragam metode untuk menggali informasi, narasumber menjelaskan kiat-kiat memproduksi publikasi di website. Kiat-kiat yang pertama sebagai langkah awal dalam memproduksi publikasi di website adalah penggunaan judul berita. Judul berita haruslah bersifat singkat dan jelas namun menarik, kemudian judul berita tidak boleh lebih dari 10 kata dan harus dalam bentuk kalimat aktif. Langkah selanjutnya adalah menyusun lead (teras berita) dimana pada bagian ini berfungsi sebagai magnet yang dapat menarik minat pembaca atau juga dapat berfungsi sebagai pedoman. Langkah berikutnya adalah meracik tubuh berita dimana pada bagian ini merupakan isi dari berita yang ingin disampaikan. Dalam menulis bagian tubuh berita, penggunaan kalimat harus sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), begitupula dengan istilah, kata serapan dan tanda baca juga tidak dapat luput dari perhatian. Apabila menggunakan istilah atau kata serapan disarankan untuk memberikan penjelasan singkat yang ditulis di dalam simbol (dalam kurung).
Dalam menyusun sebuah publikasi (berita/tulisan/artikel) harus memperhatikan karakteristik publikasi situs resmi lembaga, antara lain orientasi untuk organisasi, paradigma “news is goodâ€, batasan area pemberitaan dan kualitas isi berita (misalnya tidak bombastis). Selain memperhatikan karakteristik publikasi tersebut, sebagai penulis juga harus mampu menganalisa dan mengenali karakteristik pembaca.Selanjutnya terdapat kriteria umum nilai berita yang dapat dijadikan acuan dalam menyusun sebuah berita, seperti tidak biasa (unusualness), kebaruan, berdampak, kedekatan (proximity), orang penting, ada konflik/masalah, mengejutkan, mengharukan dan lain sebagainya. Terakhir, dari sudut pandang penulis selain harus mampu menganalisa dan mengenali karakteristik pembaca, tulisan yang disusun juga harus memuat karakteristik bahasa jurnalistik, seperti : sederhana, singkat, padat, lugas, jelas, jernih, menarik, demokratis dan bersifat umum (tidak terlalu teknis).
Perayaan Ulang Tahun Dirjen Badilmiltun Yang Ke-57




Hari ini, Senin 10 Oktober 2016, ada yang berbeda di lantai sembilan Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI di Jalan Ahmad Yani Cempaka Putih Timur. Ruangan yang diperuntukkan khusus untuk tempat kerja Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Dirjen Badilmiltun) ini tampak riuh rendah. Berbeda dengan hari-hari biasanya. Untuk ketenangan Pimpinan, Sekretaris Pribadi maupun Protokoler selalu mengupayakan agar situasi di ruangan ini selalu kondusif. Namun pada siang ini, Sekretaris Pribadi maupun protokoler membiarkan puluhan orang memadati Ruangan Dirjen Badilmiltun. Riuh rendah suara mulai terdengar di ruangan ini. Ruangan yang biasanya hanya diakses oleh pimpinan, tamu pimpinan dan staf pimpinan itu disambangi oleh seluruh Staff hingga Pejabat di Lingkungan Kesekretariatan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara (Ditjen Badilmiltun).
“Selamat ulang tahun, kami ucapkan. Selamat panjang umur kita kan doakan,†terdengar alunan suara dari seluruh Pejabat maupun Staff kepada Bapak Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Bapak Mayor Jenderal TNI Mulyono, S.H., S.IP., M.H. Nampak antusias dari seluruh Pejabat maupun Staff yang bersukacita merayakan Hari Ulang Tahun beliau yang ke-57. Acara perayaan ulang tahun ini dilakukan secara sederhana yang dipandu oleh Bapak Mayor Jenderal TNI Mulyono, S.H., S.IP., M.H. beserta Istri. Dimana diawali dengan menyulang kue start ulang tahun oleh Bapak Kolonel Agung Iswanto, S.H., M.H. (Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Administrasi Peradilan Militer), kemudian acara dilanjutkan pemberian doa diikuti dengan ucapan selamat ulang tahun oleh seluruh Pejabat maupun Staff di Lingkungan Kesekretariatan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara.
Seluruh Pejabat dan Staff di Lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mengucapkan “Selamat ulang tahun Bapak, panjang umur semoga sehat selalu dan diulang tahun ini Allah SWT senantiasa memberikan Taufik, Rahmat, Berkah, Lindungan dan Keselamatan, Rejeki dan Hidaya serta Ridho’nya Aamiinâ€.
Peradilan Militer
Monev_Dilmil_I-04_Palembang_dan_Dilmil_II-10_Semarang
KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI PADA PENGADILAN MILITER I-04 PALEMBANG DAN PENGADILAN MILITER II-10 SEMARANG
Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Layanan Peradilan Di Lingkungan Peradilan Militer Tahun Anggaran 2021dilaksanakan secara bersamaan pada Pengadilan Militer I-04 Palembang dan Pengadilan Militer II-10 Semarang, kegiatan berlangsung selama 3 (tiga) hari pada tangal 21 s.d. 23 April 2021. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 2 (dua) Tim, untuk Monev Pengadilan Militer I-04 Palembang dilaksanakan oleh Kolenel Chk Anton M. Tambunan, S.H.., M.H. (Kasubdit Binminmil), Dandy Capriyanto H., S.H., M.M. (Kasubbag TU) dan Arianie Amanda (Kasi Tata Kelola), sedangkan Monev Pengadilan Militer II-10 Semarang dilaksnakan oleh Kolonel Chk (K) Jeli Rita, S.H., M.H. (Kasubdit Binganismil), Letkol Chk Datzun Riyanto, S.H. (Kasi Mutasi Panitera), Jefri Ardianto, S.T. (Kasubbag Perlengkapan), kedatangan tim monitoring dan evaluasi disambut baik oleh Kepala Pengadilan Militer. Sebelum kegiatan monev dimulai terlebih dahulu masing-masing Ketua Tim melaksanakan pembinaan terhadap Personil Pengadilan Militer, selama 3 (tiga) hari pelaksanaan kegiatan monev dapat berjalan dengan baik dan lancar, semoga Peradilan Militer dapat mewujudkan peradilan yang Agung, Transparan dan Bermartabat.
Dokumentasi Pengadilan Militer I-04 Palembang
