Rapat Koordinasi Persiapan Audit BPK dan Pemaparan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2017


Jakarta - Bertempat di Ruang Rapat Besar Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Lantai 9 Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav 58 Jakarta, dilaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Awal Tahun dalam rangka Persiapan Audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pembahasan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2017. Rapat Koordinasi dimulai pada Pukul 09.30 WIB dan dibuka oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Bapak Mayor Jenderal TNI Mulyono, S.H., S.Ip., M.H. Kemudian dilanjutkan oleh Sekretaris Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Ibu Jeanny Hilderia Veronica Hutauruk, S.E., Ak., M.M. Seperti disampaikan dalam Rapat Koordinasi bahwa Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mendapat Jadwal Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tanggal 06-10 Maret 2017.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara berharap Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, mengingat Mahkamah Agung telah 4 (empat) kali meraih Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Apabila pada tahun ini Mahkamah Agung Republik Indonesia meraih kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), maka Mahkamah Agung Republik Indonesia akan mendapatkan Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia. Audit yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak hanya berfokus kepada keuangan (anggaran) melainkan juga Standard Operational Procedure (SOP) yang dimiliki dan dijalankan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara.

Selain itu Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara berharap agar pelaksanaan seluruh kegiatan dapat dilakukan dengan baik, tertib secara hukum, tertib secara administrasi dan tertib di lapangan, mengingat lingkup dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara mencakup 23 (dua puluh tiga) Pengadilan Militer dan 32 (tiga puluh dua) Peradilan Tata Usaha Negara. Berkaca dari pengamatan pada lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, ditemukan adanya kekurangan dalam bidang Pelayanan Publik dan juga Proses Minutasi. Beranjak dari permasalahan tersebut, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara berharap akan adanya penyeragaman Standard Operational Procedure (SOP) dan Kebijakan pada Meja Pengaduan baik di lingkungan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara agar kualitas Pelayanan Publik dapat optimal. Sedangkan untuk lingkungan Pusat, diharapkan adanya evaluasi dari Kegiatan Monev yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. 

Dalam menghadapi Akreditasi dan Audit dalam waktu dekat ini, perbaikan terhadap Standard Operational Procedure (SOP) harus segera dilakukan Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara menyarankan agar tiap-tiap lingkungan Eselon II yang berada di Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara segera melakukan perbaikan dan evaluasi terhadap Standard Operational Procedure (SOP), kemudian segera mengirimkan kembali kepada Bagian Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara.

Kemudian Rapat Koordinasi dilanjutkan dengan Pemaparan Rencana Kinerja Tahun Anggaran 2017 oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), adapun revisi terhadap Rencana Kinerja Tahun Anggaran 2017 tiap-tiap jenjang Eselon dilakukan secara langsung dalam Kegiatan Rapat Koordinasi ini. Selain itu disampaikan juga mengenai tim kecil Reformasi Birokrasi yang telah dibentuk di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara dengan SK No. 91/Djmt/Kep/1/2017. Selanjutnya dilakukan kegiatan Penyerahan Kenang-kenangan Bagi PNS dengan Poin Presensi (Kehadiran) Tertinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. (x_cisadane)

Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara

Mahkamah Agung Republik Indonesia

No. 91/Djmt/Kep/1/2017

Tentang

Pembentukan Tim Reformasi Birokrasi 

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara 

Mahkamah Agung Republik Indonesia


Jakarta - Jumat 10 Pebruari 2017 bertempat di Ruang Rapat Besar Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Republik Indonesia Lantai 9 Jalan Jenderal Ahmad Yani Kav.58 dilaksanakan Kegiatan Rapat Koordinasi Awal Tahun dalam rangka Persiapan Audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pembahasan Rencana Kerja Tahun Anggaran 2017. Disela-sela Kegiatan Rapat Koordinasi, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Bapak Mayor Jenderal TNI Mulyono, S.H., S.Ip., M.H. membacakan Surat Keputusan No.91/Djmt/Kep/1/2017 tentang Pembentukan Tim Reformasi Birokrasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara Mahkamah Agung Republik Indonesia

Adapun Surat Keputusan No.91/Djmt/Kep/1/2017 dapat diunduh melalui tautan berikut : http://www.ditjenmiltun.net/sk_ditjen_badilmiltun_no91_djmt_kep_1_2017.pdf (x_cisadane)


Penyerahan Kenang-kenangan Bagi PNS dengan Poin Presensi (Kehadiran) Tertinggi 

Di Lingkungan Ditjen Badilmiltun


Jakarta – Jumat 10 Pebruari 2017, disela-sela Kegiatan Rapat Koordinasi yang rutin diadakan pada awal tahun, dilaksanakan kegiatan Penyerahan Kenang-Kenangan Bagi Pegawai Negeri Sipil (baik Pejabat Eselon maupun Staff) dengan Point Presensi (kehadiran) Tertinggi di lingkungan Gedung Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Besar Sekretariat Ditjen Badilmiltun Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI Lantai 9 Jl. Jend Ahmad Yani Kav. 58. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi terhadap tingkat kedisiplinan yang harus diterapkan bagi seluruh Pegawai Negeri Sipil (baik Pejabat Eselon maupun Staff) di lingkungan Gedung Seketariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara.  

Adapun daftar nominatif yang meraih Point Presensi (kehadiran) Tertinggi adalah sebagai berikut :


  • Pejabat Eselon III 

  1. Sutikno Effendi, S.H. dengan total point 243. 
  2. Ambar Sri Susilowati, S.H., M.H. dengan total point 238. 
  3. Dedi Waryoman, S.Sos., M.H. dengan total point 237. 

  • Pejabat Eselon IV 

  1. Lamtur Pandapotan Simanullang, S.E. dengan total point 239.
  2. Nuraini, S.H. dengan total point 238. 
  3. Djoko Purnomo, S.H., M.H. dengan total point 236. 

  • Staff

  1. Arianie Amanda, S.E. dengan total point 238. 
  2. Jefri Ardianto, S.T. dengan total point 234. 
  3. Hasanudin, S.H. dengan total point 232. 


Lebih lanjut Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara, Bapak Mayor Jenderal TNI Mulyono, SH., S.Ip., MH mengingatkan agar para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Gedung Sekretariat Direktorat Jenderal Badan Peradilan Militer dan Peradilan Tata Usaha Negara meningkatkan kedisiplinan sehingga dapat menciptakan budaya kerja yang baik (Good Governance).(x_cisadane)

KEGIATAN MONITORING DAN EVALUASI PADA PENGADILAN MILITER I-04 PALEMBANG DAN PENGADILAN MILITER II-10 SEMARANG

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Layanan Peradilan Di Lingkungan Peradilan Militer Tahun Anggaran 2021dilaksanakan secara bersamaan pada Pengadilan Militer I-04 Palembang dan Pengadilan Militer II-10 Semarang, kegiatan berlangsung selama 3 (tiga) hari pada tangal 21 s.d. 23 April 2021. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi 2 (dua) Tim, untuk Monev Pengadilan Militer I-04 Palembang dilaksanakan oleh Kolenel Chk Anton M. Tambunan, S.H.., M.H. (Kasubdit Binminmil), Dandy Capriyanto H., S.H., M.M. (Kasubbag TU) dan Arianie Amanda (Kasi Tata Kelola), sedangkan Monev Pengadilan Militer II-10 Semarang dilaksnakan oleh Kolonel Chk (K) Jeli Rita, S.H., M.H. (Kasubdit Binganismil), Letkol Chk Datzun Riyanto, S.H. (Kasi Mutasi Panitera), Jefri Ardianto, S.T. (Kasubbag Perlengkapan), kedatangan tim monitoring dan evaluasi disambut baik oleh Kepala Pengadilan Militer. Sebelum kegiatan monev  dimulai terlebih dahulu masing-masing Ketua Tim melaksanakan pembinaan terhadap Personil Pengadilan Militer, selama 3 (tiga) hari pelaksanaan kegiatan monev dapat berjalan dengan baik dan lancar, semoga Peradilan Militer dapat mewujudkan peradilan yang Agung, Transparan dan Bermartabat.

Dokumentasi Pengadilan Militer I-04 Palembang

 

Share to Social Media

Tekan play untuk mengaktifkan fitur baca